Advertisement

Ad Code

Menghitung Pembayaran Pinjaman serta Proporsi Pokok dan Bunganya

Menghitung Pembayaran Pinjaman, Pokok, dan Bunga dengan Excel

Menghitung pembayaran pinjaman serta proporsi pokok dan bunganya dapat dilakukan dengan mudah menggunakan Microsoft Excel.

Terlepas dari kontroversi yang tidak akan ada habisnya di masyarakat mengenai apakah bunga pinjaman termasuk riba atau bukan, banyak dari kita yang secara tidak sadar mengandalkan pinjaman berbunga untuk memperoleh sesuatu yang kita inginkan, baik untuk tujuan konsumtif, investasi, maupun modal kerja.

Sebelum memutuskan untuk mengambil pinjaman, hal utama yang akan menjadi perhatian debitur maupun kreditur adalah berapa nilai cicilan yang harus dibayarkan per bulannya agar dapat memberikan gambaran mengenai kapasitas debitur dalam melunasi pinjaman tersebut dan juga agar dapat memperhitungkannya dengan pinjaman yang sudah ada dalam rangka mengelola sumber keuangan debitur agar tidak membebaninya dan berujung pada kredit macet. 

Pada tulisan ini, saya akan memberikan contoh sederhana mengenai perhitungan kredit konsumtif perorangan. Elemen-elemen yang dijadikan dasar perhitungan yaitu harga barang, tenor pinjaman, dan juga tingkat suku bunga. Software Microsoft Excel dapat membantu memberikan gambaran atau informasi bagaimana elemen-elemen itu mempengaruhi arus keuangan.

Memahami Komponen Pinjaman

Kamu dapat menggunakan beberapa fungsi keuangan di Excel untuk memproses perhitungan angka-angka pinjaman dengan menginput nilai-nilai yang relevan dengan fungsi ini, yaitu nilai pokok pinjaman, tingkat suku bunga, periode pembayaran, dan jangka waktu pinjaman.

Berikut adalah elemen kunci yang terlibat dalam perhitungan pinjaman, serta nilainya pada contoh kasus di tulisan ini, yang nantinya akan digunakan sebagai perhitungan:

  • Nilai pokok pinjaman adalah jumlah uang yang kamu pinjam. Dalam kasus ini untuk pembelian Yamaha NMax 2020, maka nilai pokok pinjamannya adalah Rp 30.000.000,00
  • Tingkat suku bunga adalah cost atau biaya untuk meminjam yang dibayar oleh debitur kepada kreditur. Biasanya tingkat suku bunga dinyatakan sebagai persentase per tahun.
  • Periode pembayaran: Pinjaman konsumtif biasanya dibayarkan secara periodik dan seringnya periode tersebut adalah bulanan.
  • Jangka waktu pinjaman adalah jumlah periode pembayaran dan pada kredit untuk kepemilikan motor, biasanya jangka waktu pinjaman adalah 12 hingga 36 bulan pembayaran.
  • Pembayaran adalah jumlah pembayaran yang dibayarkan pada tiap periode pembayaran.

Kelima elemen tersebut saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Bila kamu meminjam dengan jumlah yang lebih besar dan unsur-unsur lainnya nilainya tetap, maka pembayaran bulanan akan lebih besar. Begitu juga bila nilai suku bunga lebih rendah, namun unsur-unsur lainnya nilainya tetap, maka pembayaran bulanan bisa lebih kecil.

Fungsi PMT untuk mengkalkulasikan pembayaran pinjaman per bulan

Untuk mengkalkulasikan nilai pembayaran, apabila diketahui nilai pokok pinjaman, tingkat suku bunga, dan jangka waktu pinjaman, maka dapat menggunakan fungsi PMT untuk menentukan nilai pembayaran.

  • Nilai pokok pinjaman Rp 30.000.000,00
  • Tingkat suku bunga tahunan 7.5%
  • Periode pembayaran bulanan selama 36 bulan

Menghitung cicilan pinjaman dengan excel

Langkah-langkah untuk melakukan perhitungan ini adalah:

  1. Masukan nilai pokok pinjaman, tingkat suku bunga tahunan, dan jumlah periode pembayaran.
  2. Untuk menghitung tingkat suku bunga per periode pembayaran dengan tepat, maka tingkat suku bunga perlu dibagi 12 (tingkat suku bunga adalah per tahun dan periode pembayaran adalah tiap bulan).
  3. Ketik fungsi =PMT( pada pembayaran bulanan. Selanjutnya akan muncul pop up yang menunjukkan perintah yang harus dimasukkan dalam fungsi tersebut.
  4. Untuk rate klik cell tingkat suku bunga dibagi dengan 12.
  5. Ketik (,).
  6. Untuk nper klik cell periode pembayaran.
  7. Ketik (,).
  8. Untuk PV atau present value atau nilai sekarang klik cell nilai pokok pinjaman.
  9. Ketik ) dan tekan enter.
  10. Maka akan muncul angka yang menunjukkan jumlah pembayaran tiap bulannya. Terkait nilainya yang negatif, hal ini menunjukkan bahwa pembayaran merupakan kas keluar.

Meskipun fungsi PMT menghasilkan nilai pembayaran yang konstan per periodenya, sebenarnya pembayaran tersebut mengurangi dua bagian yang terutang, yaitu pembayaran pokok pinjaman dan pembayaran bunga.

Untuk menghitung porsi masing-masing dari pembayaran pokok dan pembayaran bunga pada periode tertentu, dapat menggunakan fungsi IPMT dan PPMT.

Fungsi IPMT untuk menghitung pembayaran pinjaman pada periode tertentu

Fungsi IPMT memberikan hasil perhitungan pembayaran bunga untuk periode tertentu. Jumlah pembayaran bunga berbeda pada tiap periode pembayarannya. Pada umumnya, porsi untuk pembayaran bunga paling tinggi adalah pada periode pertama, dan berangsur-angsur akan turun untuk tiap periode berikutnya.

Mengambil contoh perhitungan sebelumnya, pinjaman tersebut memiliki 36 periode pembayaran, dan kamu ingin mengetahui berapa besarnya bunga yang dibayarkan pada pembayaran ke-12. Mengetahui hal ini dapat berguna karena pembayaran bunga merupakan salah satu faktor pengurang pajak.

Menghitung cicilan bunga pinjaman dengan excel

Langkah-langkah untuk melakukan perhitungan ini adalah: 

  1. Masukan nilai pokok pinjaman, tingkat suku bunga tahunan, jumlah periode pembayaran, dan periode angsuran yang ingin kita ketahui jumlah pembayaran bunganya.
  2. Untuk menghitung tingkat suku bunga per periode pembayaran dengan tepat, maka tingkat suku bunga perlu dibagi 12 (tingkat suku bunga adalah per tahun dan periode pembayaran adalah tiap bulan).
  3. Ketik fungsi =IPMT( pada pembayaran bunga periode ke-. Selanjutnya akan muncul pop up yang menunjukkan perintah yang harus dimasukkan dalam fungsi tersebut.
  4. Untuk rate klik cell tingkat suku bunga dibagi dengan 12.
  5. Ketik (,).
  6. Untuk per klik cell periode angsuran ke-.
  7. Ketik (,).
  8. Untuk nper klik cell periode pembayaran.
  9. Ketik (,).
  10. Untuk PV klik cell nilai pokok pinjaman.
  11. Ketik ) dan tekan enter.
  12. Maka akan muncul angka yang menunjukkan porsi pembayaran bunga pada periode spesifik yang kita tentukan, dalam contoh ini adalah pada periode ke-12.

Fungsi PPMT untuk menentukan pembayaran pokok dan bunga pada periode tertentu

Selanjutnya, fungsi PPMT adalah untuk mengetahui pembayaran nilai pokok pada periode tertentu yang ingin kamu analisis. Sama seperti porsi pembayaran bunga yang bervariasi jumlah pembayaran per periodenya, demikian juga dengan pembayaran nilai pokok. Namun, karena nilai pembayaran bunga semakin menurun untuk tiap periodenya, maka pembayaran pokok akan semakin besar untuk tiap periodenya.

Menghitung cicilan pokok pinjaman dengan excel

Langkah-langkah untuk melakukan perhitungan ini adalah:

  1. Masukan nilai pokok pinjaman, tingkat suku bunga tahunan, jumlah periode pembayaran, dan periode angsuran yang ingin kita ketahui jumlah pembayaran pokoknya.
  2. Untuk menghitung tingkat suku bunga per periode pembayaran dengan tepat, maka tingkat suku bunga perlu dibagi 12 (tingkat suku bunga adalah per tahun dan periode pembayaran adalah tiap bulan).
  3. Ketik fungsi =PPMT( pada pembayaran pokok periode ke-. Selanjutnya akan muncul pop up yang menunjukkan perintah yang harus dimasukkan dalam fungsi tersebut.
  4. Untuk rate klik cell tingkat suku bunga dibagi dengan 12.
  5. Ketik (,).
  6. Untuk per klik cell periode angsuran ke-.
  7. Ketik (,).
  8. Untuk nper klik cell periode pembayaran.
  9. Ketik (,).
  10. Untuk PV klik cell nilai pokok pinjaman.
  11. Ketik ) dan tekan enter.
  12. Maka akan muncul angka yang menunjukkan porsi pembayaran pokok pada periode spesifik yang kita tentukan, dalam contoh ini adalah pada periode ke-12.

Penutup

Menguasai perhitungan pembayaran pinjaman dan memahami pembagian antara pokok dan bunga sangat penting untuk manajemen keuangan perusahaan maupun perorangan yang efektif. Dengan memanfaatkan kecanggihan Microsoft Excel dan fungsi keuangannya, debitur dapat menghitung pembayaran bulanan secara akurat, menganalisis bunga dan porsi pokok untuk periode tertentu, serta membuat keputusan yang bijak tentang pinjamannya.

Sebelum mengakhiri, perhatikan seluruh contoh perhitungan di atas, nilai pembayaran per periode akan selalu tetap, hanya saja proporsi antara pokok dan biayanya akan selalu berbeda. Untuk lebih memahami hal ini, cobalah untuk melakukan perhitungan tersebut, namun untuk spesifik periode pembayaran bunga dan pokoknya diganti.

Sekian tulisan saya mengenai cara menghitung pembayaran pinjaman serta proporsi pokok dan bunganya dengan menggunakan Microsoft Excel.

Post a Comment

0 Comments

Comments