Advertisement

Ad Code

Memahami Markup serta Cara Perhitungannya

Memahami Markup serta Cara Perhitungannya

Dalam dunia bisnis, untuk menghasilkan laba, suatu perusahaan perlu menjual barang dagangannya dengan harga yang lebih tinggi dari biaya untuk memperoleh barang tersebut.

Biaya ini dikenal sebagai cost, dan harga jual disebut sebagai selling price. Selisih antara harga jual dengan biaya untuk memperoleh barang inilah yang disebut sebagai markup.

Formula Menghitung Markup

Berikut adalah formula dasar dalam menghitung markup:

Harga Jual \(=\) Biaya \(+\) Markup

Markup \(=\) Harga Jual \( - \) Biaya

Biaya \(=\) Harga Jual \( - \) Markup

Contoh:

Seorang pedagang membeli baju seharga 500 ribu dan menjualnya kembali seharga 700 ribu. Maka, nilai markup-nya adalah sebesar 200 ribu (700 ribu - 500 ribu).

Nilai markup harus menutup seluruh beban bisnis untuk menghasilkan laba dan keberlangsungan bisnis tersebut.

Ada dua metode dasar dalam penghitungan markup, yaitu berdasarkan biaya untuk memperoleh barang dan berdasarkan harga jual barang.

Metode Penghitungan Markup

Ada dua metode dasar dalam penghitungan markup: berdasarkan biaya (cost-based) dan berdasarkan harga jual (selling price-based).

Markup Berdasarkan Biaya

Pada metode ini, biaya menjadi basis perhitungan dan dianggap 100%.

Apabila harga jual suatu barang dimarkup 70% dari biayanya, maka bisa dikatakan harga jualnya adalah sebesar 170% dari biaya. 

Harga Jual \(=\) Biaya \(+\) Markup

170% \(=\) 100% \(+\) 70%

Formula Tambahan:

Markup \(=\) Rate \( \times \) Biaya

Rate \(=\) \(\frac{{\text{Markup}}}{{\text{Biaya}}}\)

Biaya \(=\) \(\frac{{\text{Markup}}}{{\text{Rate}}}\)

Contoh:

Jika harga untuk memperoleh sepasang sepatu adalah 1 juta dan rate markup adalah 50%, maka:

  • Nilai Markup:
    Markup \(=\) Rate \( \times \) Biaya \(=\) \(0.5 \times 1 \, \text{juta} = 500 \, \text{ribu}\)
  • Harga Jual:
    Harga Jual \(=\) Biaya \(+\) Markup \(=\) \(1 \, \text{juta} + 500 \, \text{ribu} = 1,5 \, \text{juta}\)

Harga jual dapat juga dihitung dengan mengalikan biaya dengan 1+ rate:

  • Harga Jual \(=\) 1 juta \(+\) (1 + 50%) \(=\) 1,5 juta

Contoh Lain:

Biaya produksi sebuah iPhone 11 adalah 7 juta dan harga jual di pasar adalah sebesar 15 juta, maka:

  • Nilai Markup:
    Markup \(=\) Harga Jual \( - \) Biaya \(=\) 15 juta \( - \) 7 juta \(=\) 8 juta
  • Rate Markup Berdasarkan Biaya:
    Rate \(=\) \(\frac{{\text{Markup}}}{{\text{Biaya}}} = \frac{{8 \, \text{juta}}}{{7 \, \text{juta}}} = 114\%\)

Contoh Terakhir:

Nilai markup motor skutik adalah 7 juta dan rate markup adalah 100%, maka:

  • Biaya:
    Biaya \(=\) \(\frac{{\text{Markup}}}{{\text{Rate}}} = \frac{{7 \, \text{juta}}}{{100\%}} = 7 \, \text{juta}\)
  • Harga Jual:
    Harga Jual \(=\) Biaya \(+\) Markup \(=\) 7 juta \(+\) 7 juta \(=\) 14 juta

Markup Berdasarkan Harga Jual

Pada metode ini, harga jual menjadi basis perhitungan dan dianggap 100%.

Apabila nilai markup sebesar 30% dari harga jualnya, maka formulanya adalah sebagai berikut:

Harga Jual \(=\) Biaya \(+\) Markup \(=\) 100% \(=\) 70% \(+\) 30%

Formula Tambahan:

Harga Jual \(=\) Markup \( \div \) Rate

Markup \(=\) Harga Jual \( \times \) Rate

Rate \(=\) Markup \( \div \) Harga Jual

Contoh:

Jika harga jual nasi goreng adalah 30 ribu dan rate markup adalah 60%, maka:

  • Nilai Markup:
    Markup \(=\) Harga Jual \( \times \) Rate \(=\) 30 \(\text{ribu} \times 60\% = 18 \text{ribu}\)
  • Biaya:
    Biaya \(=\) Harga Jual \( - \) Markup \(=\) 30 \(\text{ribu}\) - 18 \(\text{ribu}\) = 12 \(\text{ribu}\)

Contoh Lain:

Markup sebuah lemari adalah 1 juta dan rate markup-nya adalah 30%. Maka:

  • Harga Jual:
    Harga Jual \(=\) Markup \( \div \) Rate \(=\) 1 \(\text{juta}\) \( \div \) 30\(\%\) \(=\) 3,33 \(\text{juta}\)
  • Biaya:
    Biaya \(=\) Harga Jual \( - \) Markup \(=\) 3,33 \(\text{juta}\) \( - \) 1 \(\text{juta}\) \(=\) 2,33 \(\text{juta}\)

Contoh Terakhir:

Biaya produksi gitar akustik adalah 300 ribu dan nilai markupnya adalah 200 ribu. Maka:

  • Harga Jual:
    Harga Jual \(=\) Biaya \(+\) Markup \(=\) 300 \(\text{ribu}\) \(+\) 200 \(\text{ribu}\) \(=\) 500 \(\text{ribu}\)
  • Rate Markup Berdasarkan Harga Jual:
    Rate \(=\) Markup \( \div \) Harga Jual \(=\) 200 \(\text{ribu}\) \( \div \) 500 \(\text{ribu}\) \(=\) 40%

Konversi Rate Markup: Biaya ke Harga Jual

Untuk menghitung rate markup berdasarkan biaya ke harga jual, dan sebaliknya, gunakan formula berikut:

Rate Markup Berdasarkan Harga Jual \(=\) \(\frac{{\text{Rate Markup Berdasarkan Biaya}}}{{1 + \text{Markup Rate Berdasarkan Biaya}}}\)

Rate Markup Berdasarkan Biaya \(=\) \(\frac{{\text{Rate Markup Berdasarkan Harga Jual}}}{{1 - \text{Markup Rate Berdasarkan Harga Jual}}}\)

Contoh:

Jika rate markup berdasarkan biaya adalah 30%, maka:

  • Rate Markup Berdasarkan Harga Jual:
    Rate Markup Berdasarkan Harga Jual \(=\) \(\frac{{30\%}}{{1 + 30\%}} = 23\%\)

Jika rate markup berdasarkan harga jual adalah 23%, maka:

  • Rate Markup Berdasarkan Biaya:
    Rate Markup Berdasarkan Biaya \(=\) \(\frac{{23\%}}{{1 - 23\%}} = 30\%\)

Penutup

Pemahaman yang jelas mengenai markup sangat penting dalam bisnis. Markup dan marjin laba adalah dua konsep yang berbeda, meskipun keduanya berkaitan dengan harga dan profitabilitas. Markup menentukan harga jual berdasarkan harga pokok, sedangkan marjin laba menghitung keuntungan sebagai persentase dari harga jual.

Semoga tulisan ini memberikan pemahaman yang jelas mengenai markup.

Stay safe and stay healthy. Take care!

Post a Comment

0 Comments

Comments