Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Menghitung Future Value dengan Excel

Menghitung Future Value dengan Excel

Nilai masa depan atau future value (FV) merupakan nilai masa depan dari uang yang kamu investasikan hari ini pada tingkat bunga tertentu.

FV dari Rp x yang diinvestasikan pada tingkat bunga r% per tahun selama n tahun adalah x * (1+r)ⁿ.

Terkait FV dan juga nilai sekarang atau present value (PV), saya sudah pernah membahasnya pada tulisan sebelumnya yang berjudul "Konsep Nilai Waktu Uang".

Konsep perhitungan FV

Bila kamu menabung di bank sebesar 10 juta dengan bunga 6 persen per tahun, maka dalam setahun kamu akan memiliki 10,6 juta, yang terdiri dari 10 juta saldo awal dan bunga 600 ribu.

Selanjutnya, kamu memutuskan untuk tidak mengambil tabungan tersebut hingga akhir tahun ke-2, maka pada akhir tahun ke-2 kamu akan memiliki:

Saldo akhir tahun ke-1 10,6 juta
+
Bunga atas saldo pada tahun ke-2 6% x 10,6 juta = 636 ribu
Saldo akhir tahun ke-2 = 11,23 juta

Untuk menghitung hingga tahun ke-2 tentu sangat mudah, namun, bayangkan bila kamu perlu mengetahuinya hingga tahun ke-10.

Tentu akan sangat merepotkan bila harus melakukannya dengan cara di atas.

Kamu tak perlu khawatir dengan hal tersebut, karena perhitungan atas FV dapat disederhanakan menjadi:

FV = x * (1+r)ⁿ

Dengan formula ini, bila kamu ingin menghitung nilai FV di tahun ke-2 pada kasus di atas atau pada investasi sebesar 10 juta dengan bunga 6 persen per tahun, yaitu:

FV = 10 juta * (1 + 0,06)²
= 10 juta * 1,06 *1,06
= 11,23 juta

Perhatikan perhitungan di atas!

FV menggunakan konsep compund interest atau bunga majemuk. Sederhananya, bunga majemuk adalah bunga atas bunga.

Menghitung FV dengan Excel

Setelah kamu memahami konsep FV, maka kamu dapat dengan mudah menghitungnya di Excel, karena setidaknya, kamu mengetahui data-data yang diperlukan, yaitu nilai awal deposit, tingkat bunga, dan periode investasi.

Menghitung future value

Perhatikan simbol caret (^) untuk menunjukkan pangkat.  

Di Excel, (1 + 0,06)² ditulis sebagai (1+B4)^B5, di mana sel B4 adalah suku bunga dan B5 adalah jumlah tahun atau periode investasi.

Timeline

Hal penting yang perlu diketahui terkait nilai waktu uang, baik itu future value ataupun present value, yaitu timeline atau garis waktu. 

Timeline nilai waktu uang

Tahun ke-0, sama dengan hari ini, sama dengan awal tahun ke-1.

Hal ini seringkali terasa membingungkan bagi orang yang sedang mendalami ilmu keuangan pada tahap awal.

Misalnya, banyak yang menganggap tahun ke-1 adalah awal tahun ke-1.

Padahal tidaklah demikian, awal tahun ke-1 sama dengan tahun ke-0 dan tahun ke-1 sendiri sama dengan akhir tahun ke-1 atau awal tahun ke-2.

Kalau kamu bingung dengan hal ini, perhatikan dengan seksama gambar di atas terkait garis waktu.

Menghitung FV dengan Excel atas deposit tahunan

Kalau pada perhitungan sebelumnya sudah dijelaskan bagaimana menghitung FV atas deposit yang dilakukan sekali di awal periode, sekarang, saya akan menjelaskan bagaimana cara menghitung FV atas deposit yang dilakukan tiap tahun.

Asumsikan kamu akan melakukan sepuluh setoran tahunan sebesar 10 juta, dengan setoran pertama dilakukan hari ini atau pada tahun ke-0.

Setoran berikutnya akan dilakukan pada akhir tahun ke-1 hingga akhir tahun ke-9.

Perhitungan FV akan memberikan kamu informasi atas nilai saldo pada akhir tahun ke-10.

Perhitungan ini sangat penting bagi kamu yang sedang merencanakan kebutuhan finansial di masa depan seperti uang kuliah anak, membeli mobil, hingga biaya pensiun di masa depan.

Kembali ke contoh kasus, berapakah uang yang akan kamu miliki pada akhir tahun ke-10?

Untuk menjawabnya, ada satu rumus excel yang sangat sederhana yang dapat digunakan untuk mengkalkulasikan hal tersebut.

Namun, sebelum menghitung dengan rumus tersebut, saya akan menyajikan perhitungan di Excel atas uang yang kamu miliki pada tiap akhir tahunnya, agar kamu dapat lebih memahami konsep FV.

Future value atas deposit tahunan

Untuk memperjelas perhitungan di atas, saya akan membahas perhitungan pada akhir tahun ke-1 (sel E5).

Pada akhir tahun ke-1 tersebut kamu memiliki saldo sebesar 10,6 juta.

Saldo tersebut, sekaligus, merupakan saldo pada awal tahun ke-2 (sel B6).

Kemudian, pada awal tahun ke-2, kamu menyetorkan lagi dana sebesar 10 juta, sehingga saldo awal tahun ke-2 tersebut menjadi 20,6 juta.

Saldo sebesar 20,6 juta, menghasilkan bunga sebesar 1,236 juta, sehingga pada akhir tahun ke-2 kamu memiliki saldo senilai 21,836 juta.

Begitu seterusnya hingga akhir tahun ke-9.

Pada akhir tahun ke-9 (sel E13), kamu memiliki saldo senilai 121,80 juta. Saldo ini, juga, merupakan saldo pada awal tahun ke-10.

Kemudian, pada awal tahun ke-10 kamu kembali menyetor 10 juta, sehingga saldo pada tahun ke-10 sebesar 131,80 juta menghasilkan bunga sebesar 7,9 juta.

Bila diakumulasikan, saldo pada akhir tahun ke-10 atau pada saat berakhirnya investasi, kamu akan memiliki nilai saldo sebesar 139,71 juta.   

Menghitung FV atas deposit tahunan dengan =FV

Seperti yang telah saya janjikan sebelumnya, saya akan menjelaskan bagaimana menghitung FV atas investasi dengan deposit tahunan, dengan formula yang telah disediakan Excel.

Formula ini memerlukan nilai tingkat bunga (rate), jumlah periode (nper), dan pembayaran tahunan (pmt)

Perhitungannya adalah sebagai berikut:

Menghitung future value

Jadi, formulanya adalah dengan menggunakan rumus =FV(rate,nper,pmt,[PV],[type]).

Formula tersebut diinput pada sel C18.

Untuk rate sebesar 6%, kamu tinggal menginput nilai pada sel B2.

Kemudian, nper atau jumlah periode adalah selama 10 tahun, kamu dapat memasukkan nilai nper sesuai dengan nilai periode akhir investasi pada sel A14.

Selanjutnya pmt adalah pembayaran tiap tahunnya atau sebesar 10 juta. Kamu perlu menginput negatif atas nilainya, karena pada Excel, setoran positif akan menghasilkan nilai negatif.

Nilai PV dikosongkan.

Terakhir, nilai type, ada dua pilihan, yaitu 0 dan 1. Nilai 0, berarti pembayaran dilakukan di akhir periode, sedangkan nilai 1, berarti pembayaran dilakukan di awal periode.

Karena pembayaran pmt dilakukan tiap awal periode, maka nilai atas type adalah 1.


Sekian tulisan saya mengenai konsep future value (FV) serta cara menghitungnya dengan menggunakan Ms. Excel.

Stay safe and stay healthy. Take care!

Post a Comment for "Menghitung Future Value dengan Excel"